This easy-to-use study guide -- the companion to Joshua Harris's runaway bestseller, I Kissed Dating Goodbye -- is designed to spark dialogue and get people talking openly and honestly about relationships. Most importantly, it helps them apply biblical principles to their lives. Whether it's in personal study, with a small group of friends, or in a Sunday school class, this study guide can help make God's best in relationships a reality in your life. - Back cover.
Lasting marriages are built one defining moment at a time. The moment of blame. The moment of weakness. When your spouse suffers. When dreams disappoint. When the kids leave the nest. It's how we think and behave toward one another in moments like these that determines whether our marriage endures or falters. Ultimately, these are invitations from God to consider our direction and pursue transformation. With 37 years of marriage and 33 years of pastoring under his belt, Dave Harvey has identified those life-defining moments of a post-newlywed marriage. He wants to help couples recognize them in their own relationships so that they can take a proactive, godly approach to resolving conflicts, holding one another up as change inevitably happens, and ensuring that their marriage survives and thrives. Whether your relationship is maturing gracefully, just needs a tune-up, or you and your spouse are locked in conflict and your future seems uncertain, Dave Harvey has encouragement and practical tools to help strengthen what remains and build a rock-solid union for the days to come.
The fresh, heartwarming poetry of Joy Morgan Davis conveys an inspirational message of faith and hope. In this joyous collection, Davis deals with God's promises and blessings, focusing on the floods, mountains, and rainbows of everyday life.
BookEnglishDDC 811.54Poetry98p
1 copy
Bible - General Available
Ia Berikan Kita Kisah-Nya
Richard L. Pratt Jr.
Momentum · Dewey: 220.6
BookIndonesianDDC 220.6
1 copy
Philosophy of Religion Available
Iblis Sudah Keok (1995)
Frederick S. Leahy
Yayasan Komunikasi bina Kasih / OMF · Dewey: 211
BookIndonesianDDC 211
1 copy
Sermons & Talks Available
Ibrani 1:1-4 (1 Kaset)
Bigman Sirait
GRII - Gereja Reformed Injili Indonesia
Buku ini berisi tentang penafsiran kitab Ibrani yang dapat digunakan oleh mahasiswa teologi maupun hamba Tuhan
CassetteIndonesianReligion351p
1 copy
Christian Theology Available
Ide Ide Filsafat dan Agama Dulu dan Sekarang (2000)
Yayasan Komunikasi bina Kasih / OMF · Dewey: 227.84
Dalam buku ini penulis menguraikan tiga surat penggembalaan yang singkat, yang ditulis oleh Rasul Paulus kepada Timotius dan Titus, yakni dua orang anak didiknya yang masih muda. Isi surat-surat kiriman ini praktis, namun memberi inspirasi, serta relevan dengan lingkungan pergaulan masa kini sama seperti dengan keadaan pada zaman Paulus. -Yayasan Penerbit Gandum Mas- -gandummas- -Gandum Mas- -penerbit- -yayasan- -yayasan penerbit gandum mas-
BookIndonesianDDC 227.84Religion134p
1 copy
Epistles Available
II Timotius (1997)
John R.W. Stott
Yayasan Komunikasi bina Kasih / OMF · Dewey: 227.84
BookIndonesianDDC 227.84
1 copy
Epistles Available
II Timotius-Peliharalah Harta Yang Indah Itu (1989)
John R.W. Stott
Yayasan Komunikasi bina Kasih / OMF · Dewey: 227.84
BookIndonesianDDC 227.84
1 copy
Religion - General Available
Ilmu Agama (1993)
A. G. Jr. Honig
BPK · Dewey: 200
Principles of Islam.
BookIndonesianDDC 200Islam
1 copy
Faith & Culture Available
Ilmu Pengetahuan Sebuan Tinjauan Filosofis (2001)
A.Sonny Keraf, Mikhael Dua
Penerbit Kanisius · Dewey: 261.5
Manajemen sabagai bidang ilmu telah berkembang sedemikian pesat sepanjang abad yang lalu. Di abad ke-21 sekarang, setelah studi dalam semua bidang keilmuan menjadi makin multidisipliner, dibutuhkan pemahaman yang kuat tentang akar dan tradisi dari masing-masing ilmu. *** Persembahan penerbit Kencana (Prenadamedia Group)
BookIndonesianDDC 261.5Business & Economics309p
1 copy
Christian Living Available
Ilmuwan Untuk Rakyat (2000)
R. O. Latham
Yayasan Komunikasi bina Kasih / OMF · Dewey: 248.5
Buku Membangun Negeri: Kontribusi Pemikiran Ilmuwan Administrasi Negara di Era Modern adalah sebuah karya yang memberikan analisis mendalam tentang berbagai pemikiran dan kontribusi ilmuwan administrasi negara dalam membantu memajukan Indonesia di era modern. Buku ini mencakup pembahasan tentang berbagai aspek yang menjadi fondasi bagi pembangunan negara Indonesia. Pentingnya perencanaan jangka panjang yang berkelanjutan, dengan mengedepankan transparansi dan inklusivitas, serta menjadikan rakyat sebagai pusat perhatian dalam perumusan kebijakan. Pemikiran-pemikiran ini dirumuskan dengan tujuan untuk menciptakan arah pembangunan yang jelas dan berkelanjutan, yang tidak hanya mengutamakan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Disisi lain, reformasi dalam hal ini mencakup upaya untuk memperbaiki birokrasi dan sistem pemerintahan yang ada, dengan menekankan prinsip-prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Para ilmuwan administrasi negara, menurut buku ini, memberikan banyak pemikiran tentang bagaimana menciptakan pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat dan lebih baik dalam memberikan pelayanan publik. Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, penguatan kualitas pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam membangun bangsa. Buku ini menekankan pentingnya pendidikan yang merata dan berkualitas sebagai dasar untuk menciptakan generasi yang terampil, cerdas, dan memiliki karakter yang baik. Pendidikan yang efektif, menurut buku ini, tidak hanya berbicara tentang peningkatan kualitas pendidikan formal, tetapi juga mencakup peningkatan keterampilan melalui pendidikan non-formal yang dapat membantu memperkecil kesenjangan sosial. Kemandirian ekonomi ini sangat penting untuk mengurangi ketergantungan pada negara lain, dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi yang ada untuk meningkatkan daya saing global. Buku ini juga menyarankan berbagai kebijakan yang dapat mengembangkan sektor-sektor produktif seperti industri, pertanian, dan teknologi, yang pada gilirannya akan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat. Demokrasi yang matang akan memberikan ruang bagi rakyat untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan, yang pada akhirnya akan memperkuat legitimasi pemerintah. Bab ini juga mengingatkan pentingnya menjaga kedaulatan nasional, di tengah tantangan globalisasi, dengan tetap menjaga integritas wilayah dan sumber daya alam Indonesia. Dengan keberagaman yang dimiliki Indonesia, buku ini mengajak untuk lebih menghargai kebudayaan lokal dan keberagaman sosial sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan bangsa. Kebijakan yang inklusif dan berorientasi pada keberagaman sosial diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang harmonis, toleran, dan adil. Secara keseluruhan, buku Membangun Negeri memberikan gambaran komprehensif mengenai pemikiran ilmuwan administrasi negara yang dapat memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Indonesia. Dengan mengangkat isu-isu strategis yang meliputi reformasi pemerintahan, pendidikan, ekonomi, politik, dan kebudayaan, buku ini menjadi panduan penting dalam merumuskan kebijakan publik dalam mempercepat kemajuan Indonesia dan mewujudkan generasi emas pada tahun 2045.
BookIndonesianDDC 248.5Education710p
1 copy
Worship & Sacraments Available
Imagining the Kingdom : How Worship Works (2013)
James K. A. Smith
Baker Book · ISBN: 978-0-8010-3578-4 · Dewey: 264
"How does worship work? How exactly does liturgical formation shape people? And how does the Spirit marshal the dynamics of such transformation? In the second of James K. A. Smith's three-volume theology of culture, the author expands and deepens the analysis of cultural liturgies and Christian worship he developed in his acclaimed Desiring the Kingdom. Drawing on the work of Maurice Merleau-Ponty and Pierre Bourdieu, this book helps readers understand and appreciate the bodily basis of habit formation and how liturgical formation--both 'secular' and Christian--affects one's fundamental orientation to the world. Worship 'works' by leveraging one's body to transform his or her imagination, and it does this through stories understood on a register that is closer to body than mind. This has critical implications for thinking about the nature of Christian formation and the role of the arts in Christian mission. Students of philosophy, liturgical studies, and theology will welcome this work as will scholars, pastors, worship leaders, and Christian educators. Imagining the Kingdom includes analyses of popular films, novels, and other cultural phenomena, such as The King's Speech, Rise of the Planet of the Apes, David Foster Wallace's Infinite Jest, the iPhone, and Facebook." -- Publisher description.
BookEnglishDDC 264198p
1 copy
Faith & Culture Available
Imaji dan Imajinasi: Suatu Telaah Filsafat Postmodern (2001)
H Tedjoworo
Penerbit Kanisius · Dewey: 261.5
BookIndonesianDDC 261.5
1 copy
Audio / Media Available
Iman Dan Agama
Stephen Tong
LRII - Lembaga Reformed Injili Indonesia
CassetteIndonesian
1 copy
Religion - General Available
Iman dan Agama
Stephen Tong
Momentum · Dewey: 200
BookDDC 200
1 copy
Sermons & Talks Available
Iman dan Penderitaan (4 Kaset)
Stephen Tong
GRII - Gereja Reformed Injili Indonesia
Hidup sejatinya adalah usaha untuk menjawab pertanyaan seperti yang dilontarkan George Harrison, “Tujuan dari hidup adalah menemukan Siapa aku? Mengapa aku di sini? Ke mana aku akan menuju? Itulah yang harus kita jawab.” Jawaban yang salah menyebabkan kita selalu resah dan gelisah, dan kita terus mencari dan mencari, sampai menemukan jawaban yang tepat. Jawaban yang tepat dan benar hanya ada pada Sang Pencipta, seperti dikatakan oleh Santo Agustinus, “Ya Allah, Engkau menciptakan aku bagi diri-Mu sendiri, dan hati ini akan selalu gelisah sampai beristirahat di dalam Engkau.” Penderitaan selalu memiliki tujuan. Resah, gelisah, dan penderitaan adalah cara Allah memanggil kita. CS Lewis mengatakan bahwa Allah berteriak saat kita dalam penderitaan. Inilah megafon Allah untuk membangunkan dunia yang tuli. Melalui penderitaan, Allah berteriak agar kita bertobat. Hidup di dunia modern penuh dengan godaan. Godaan untuk hidup menurut daging. Upah hidup menurut daging adalah maut. Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna (Yohanes 6: 63). Kita terus berlari mengejar sesuatu yang berada di luar diri kita demi dan untuk meraih kebahagiaan. Padahal kebahagiaan itu sudah tersedia di dalam diri kita. Melalui perenungan yang dalam santo Agustinus mengatakan, “Mengapa orang harus pergi sambil berlari ke langit yang paling tinggi, ke bumi yang paling dalam, hanya untuk mencari Dia yang justru tinggal di dalam diri kita, sekiranya kita mau tinggal dalam Dia?” Hidup memang singkat, namun hidup mesti berbuah. Hanya ranting yang selalu berada di pokok anggur yang benar, yang akan menghasilkan buah melimpah. Namun hidup penuh dengan godaan dan cobaan. Sebab itu hidup mesti kokoh. Sekokoh membangun rumah di atas batu.
CassetteIndonesianBiography & Autobiography202p
1 copy
Sermons & Talks Available
Iman dan Penderitaan (4 Kaset)
Stephen Tong
GRII - Gereja Reformed Injili Indonesia
Hidup sejatinya adalah usaha untuk menjawab pertanyaan seperti yang dilontarkan George Harrison, “Tujuan dari hidup adalah menemukan Siapa aku? Mengapa aku di sini? Ke mana aku akan menuju? Itulah yang harus kita jawab.” Jawaban yang salah menyebabkan kita selalu resah dan gelisah, dan kita terus mencari dan mencari, sampai menemukan jawaban yang tepat. Jawaban yang tepat dan benar hanya ada pada Sang Pencipta, seperti dikatakan oleh Santo Agustinus, “Ya Allah, Engkau menciptakan aku bagi diri-Mu sendiri, dan hati ini akan selalu gelisah sampai beristirahat di dalam Engkau.” Penderitaan selalu memiliki tujuan. Resah, gelisah, dan penderitaan adalah cara Allah memanggil kita. CS Lewis mengatakan bahwa Allah berteriak saat kita dalam penderitaan. Inilah megafon Allah untuk membangunkan dunia yang tuli. Melalui penderitaan, Allah berteriak agar kita bertobat. Hidup di dunia modern penuh dengan godaan. Godaan untuk hidup menurut daging. Upah hidup menurut daging adalah maut. Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna (Yohanes 6: 63). Kita terus berlari mengejar sesuatu yang berada di luar diri kita demi dan untuk meraih kebahagiaan. Padahal kebahagiaan itu sudah tersedia di dalam diri kita. Melalui perenungan yang dalam santo Agustinus mengatakan, “Mengapa orang harus pergi sambil berlari ke langit yang paling tinggi, ke bumi yang paling dalam, hanya untuk mencari Dia yang justru tinggal di dalam diri kita, sekiranya kita mau tinggal dalam Dia?” Hidup memang singkat, namun hidup mesti berbuah. Hanya ranting yang selalu berada di pokok anggur yang benar, yang akan menghasilkan buah melimpah. Namun hidup penuh dengan godaan dan cobaan. Sebab itu hidup mesti kokoh. Sekokoh membangun rumah di atas batu.
CassetteIndonesianBiography & Autobiography202p
1 copy
Sermons & Talks Available
Iman dan Penderitaan (4 Kaset)
Stephen Tong
GRII - Gereja Reformed Injili Indonesia
Hidup sejatinya adalah usaha untuk menjawab pertanyaan seperti yang dilontarkan George Harrison, “Tujuan dari hidup adalah menemukan Siapa aku? Mengapa aku di sini? Ke mana aku akan menuju? Itulah yang harus kita jawab.” Jawaban yang salah menyebabkan kita selalu resah dan gelisah, dan kita terus mencari dan mencari, sampai menemukan jawaban yang tepat. Jawaban yang tepat dan benar hanya ada pada Sang Pencipta, seperti dikatakan oleh Santo Agustinus, “Ya Allah, Engkau menciptakan aku bagi diri-Mu sendiri, dan hati ini akan selalu gelisah sampai beristirahat di dalam Engkau.” Penderitaan selalu memiliki tujuan. Resah, gelisah, dan penderitaan adalah cara Allah memanggil kita. CS Lewis mengatakan bahwa Allah berteriak saat kita dalam penderitaan. Inilah megafon Allah untuk membangunkan dunia yang tuli. Melalui penderitaan, Allah berteriak agar kita bertobat. Hidup di dunia modern penuh dengan godaan. Godaan untuk hidup menurut daging. Upah hidup menurut daging adalah maut. Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna (Yohanes 6: 63). Kita terus berlari mengejar sesuatu yang berada di luar diri kita demi dan untuk meraih kebahagiaan. Padahal kebahagiaan itu sudah tersedia di dalam diri kita. Melalui perenungan yang dalam santo Agustinus mengatakan, “Mengapa orang harus pergi sambil berlari ke langit yang paling tinggi, ke bumi yang paling dalam, hanya untuk mencari Dia yang justru tinggal di dalam diri kita, sekiranya kita mau tinggal dalam Dia?” Hidup memang singkat, namun hidup mesti berbuah. Hanya ranting yang selalu berada di pokok anggur yang benar, yang akan menghasilkan buah melimpah. Namun hidup penuh dengan godaan dan cobaan. Sebab itu hidup mesti kokoh. Sekokoh membangun rumah di atas batu.
CassetteIndonesianBiography & Autobiography202p
1 copy
Sermons & Talks Available
Iman dan Wahyu (5 kaset)
Stephen Tong
LRII - Lembaga Reformed Injili Indonesia
CassetteIndonesian
1 copy
Sermons & Talks Available
Iman di dalam Masa Krisis (7 kaset)
Stephen Tong
STEMI - Stephen Tong Evangelistic Ministries International
CassetteIndonesian
1 copy
Sermons & Talks Available
Iman Kristen & Etika Medis (3 Kaset)
Robby C. Moningka
GRII - Gereja Reformed Injili Indonesia
Dalam konteks perubahan global yang tidak menentu, Teologi Kristen ditantang untuk tetap relevan tanpa kehilangan esensinya sebagai refleksi iman yang berakar pada kebenaran firman Tuhan. Buku ini berupaya menghadirkan pemikiran-pemikiran kontekstual dan kritis tentang bagaimana teologi dapat menanggapi perubahan zaman secara konstruktif, sehingga iman Kristen tidak sekadar bertahan, tetapi juga menjadi terang dan garam bagi dunia modern yang penuh ketidakpastian.
CassetteIndonesianReligion243p
1 copy
Faith & Culture Available
Iman Kristen dan Problema Sosial
Abraham Kuyper
Momentum · Dewey: 261.8
BookIndonesianDDC 261.8
1 copy
Faith & Culture Available
Iman Penderitaan dan Hak Asasi Manusia (1999)
Stephen Tong
Momentum · Dewey: 261.8
Christian teachings on faith, suffering, and human rights.
BookIndonesianDDC 261.8104p
1 copy
Christian Living Available
Iman Pengharapan & Kasih Dalam Krisis (1998)
Stephen Tong
LRII - Lembaga Reformed Injili Indonesia · Dewey: 248
BookIndonesianDDC 248
1 copy
Christian Living Available
Iman Pengharapan & Kasih dalam Krisis (1998)
Stephen Tong
STEMI - Stephen Tong Evangelistic Ministries International · Dewey: 248